My Zone

2010/06/10

When You by My Side [PART 02]

Aku menuruni tangga pesawat dan menapakkan kaki di lapangan terbang. Kuhirup udara tropis Indonesia. Kutengadahkan kepalaku ke langit, tanganku langsung melindungi kedua mataku dari teriknya matahari.
"Indonesia? Akhirnya..", seru Junsu hyung di belakangku setelah turun dari tangga pesawat.
"Ne. Sudah lama ingin ke sini..", timpal Yuchun hyung yang ada di sebelahku.
Yunho hyung di depanku hanya tersenyum. Ia mengenakan kacamata hitamnya dan berseru, "Kaja!"
Kami berempat berjalan mengikuti Yunho hyung memasuki airport.
Aku mendengar banyak teriakan orang yang membahana ketika Yunho hyung yang mendahului kami masuk ke dalam airport, diikuti Jaejoong hyung, Yuchun dan Junsu hyung, lalu yang terakhir aku.
Kami berlima melambai pada fans yang telah menunggu kedatangan kami. Di luar dugaan, mereka tak sesedikit yang kami kira.
"Hyung, kata hyung yang mengenal kami di sini tak sebanyak yang mengenal kami di Thailand atau Malaysia. Tapi ini...", bisik Jaejoong hyung pada manager hyung sambil berjalan.
"Haha. Mereka ini lah yang mengenal kalian. Di luar ini jarang ditemukan ada yang tahu tentang kalian. Kalau kalian berkeliaran hanya dengan kacamata hitam dan topi, mungkin kalian bisa bebas.", jawab manager hyung.
"Jincaro, hyung? Haha. Ada bagusnya juga", Junsu hyung yang daritadi mendengar pembicaraan mereka ikut menimpali.
Manager hyung hanya tertawa mendengar kata-kata polos Junsu hyung.

Kami berlima masuk ke dalam mobil dan melambai untuk yang terakhir kalinya kepada para fans. Yunho hyung melempar flying kissnya dan kulihat para fans berlomba-lomba menangkap invisible kiss it.
Aku tertawa kecil dan memukul pelan bahu Yunho hyung, "Hyung.. Neo jinca.."


Mobil kami menyusuri jalan besar, berbelok menuju sebuah hotel besar berpapan nama ‘Grand Hyatt’, dan akhirnya kami pun berhenti di depan hotel tersebut.
Seorang pria membukakan pintu mobil kami dan membungkuk ketika kami keluar mobil. Terdengar lagi teriakan para fans di sekeliling kami, kami pun melambai pada mereka.
Langkah kami perlahan memasuki hotel, diiringi para fans.
"Hyung, berapa lama kami di sini?", Yuchun hyung bertanya pada manager hyung sambil tetap berjalan.
"Mungkin sekitar seminggu lebih. Kalian diberikan waktu bebas selama seminggu sebelum menggelar konser di sini."
"Mwo? Hyung tidak bercanda kan? Kok...", Yunho hyung tampak tidak percaya.
Manager hyung tertawa, "Ini kali pertama kalian ke Indonesia. Manfaatkan waktu kalian baik-baik. Oke?", hyung menepuk lembut punggung Yunho hyung.
"Hyung? Jinca?? Gomawo!", Junsu hyung merangkul manager hyung sambil berjalan. Junsu hyung tampak paling antusias.
Aku tertwa kecil dan kami berlima terus berjalan, menuju kamar kami.

"Uwaaa!", Junsu hyung malempar dirinya ke atas ranjang besar dalam posisi telungkup.
"Ya! Junsu a. Bereskan barang-barangmu dulu", Yunho hyung meletakkan barang-barang bawaannya dan segera membongkarnya.
"Sabar, hyung. Aku capek. Waa", Junsu hyung membalikkan bdannya menjadi telentang.
Aku menaruh barang-barangku juga dan menghempaskan tubuhku di atas pangkuan sofa, "Benar kata Junsu hyung. Cape sekali, hyung.", aku menyandarkan leherku di atas sandaran sofa.
Jaejoong hyung ikut membereskn barang-barang bawaan, sedangkan Yuchun hyung mulai menuju ranjang Junsu hyung untuk mengganggunya.
Manager hyung hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan kami berlima yang berbeda-beda.

"Ohya, Junsu a..", panggil manager hyung.
"Ne, hyung? Wae geurae?", jawab Junsu hyung.
"Besok kau ke rumah sakit ya? Kau belum melakukan cek kesehatan sebelum kesini. Ada dokter kenalan disni. Nanti aku akan menemanimu. Ya?"
"Ne, hyung. Geundae, hyung yakin tidak apa-apa hanya dengan kacamata hitam dan topi?", Junsu hyung tampak ragu.
"Kkokjongman. Kan ads hyung nanti. Ada yang mau temani kami?"
"Aku saja, hyung", ak menegakkan leherku.
"Ok. Yang lain?", manager hyung menoleh ke hyung yang lain.
"Sepertinya besok kami mau jalan-jalan sendri, hyung. Hehe. Gwenchana? Lagipula hyung yang bilang di sini jarang ada yang tahu tentang kita. Karena itu kita juga tidak boleh berlima terus agar bisa membohongi orang yang mengenali kami dengan kata ‘kau salah orang’, lalu pergi menghindar", usul Yunho hyung.
"Ya? Darimana kau belajar kata-kata itu?", Jaejoong hyung tertawa dan menonjok pelan lengan Yunho hyung.
"Benar juga. Ya sudah. Besok aku, Junsu, dan Changmin akan ke rumah sakit. Kalian hati-hati yah.."
"Beres, hyung", jawab Jaejoong hyung, Yunho hyung, dan Yuchun hyung bersamaan.
Aku menatap langit-langit hotel dan tersenyum. Indonesia... Seperti apa ya.. Aku tidak sabar menantikan besok hari. Perlahan mataku tertutup.
Aku tertidur di sofa.

To be Continue~

2 Responses:

Anonim mengatakan...

yoa tan
kek na g pnah baca dah
nh epep lama kan yh?

Cassielicia ♥ mengatakan...

yup2.. ini ffku yg sama changmin waktu ituuu... lol
km punya blog juga fan?? follow gw juga donk... XD

Posting Komentar